Zudhy’s Blog

Just another WordPress.com weblog

>Letusan Merapi di Desa Wonodoyo, Cepogo, Boyolali

>

 

Bantuan kepada korban Merapi dapat disalurkan melalui:

Nomor rekening :  6663-01-001956-53-5 Bank BRI Unit Cepogo a/n Maryudi

Pada awal letusan gunung merapi, saya kaget karena keluarga saya turun dari gunung dengan wajah penuh abu. Dan tampak kepanikan di wajah mereka. Langsung saja saya tampung mereka di rumah saya. Mereka berjumlah sekitar 30 orang baik laki-laki maupun perempuan. Selama satu hari mereka menginap di rumah saya, tetapi pagi harinya pulang lagi naik ke Wonodoyo, belum genap 1/2 hari sudah turun lagi karena baru sampai di Desa disambut dengan letusan dari Merapi. Hmmmm..

Awalnya hanya keluarga saya saja yang menginap di rumah saya, tetapi setelah itu ada sekitar 200 orang ikut mengungsi di rumah saya. Sempat bingung juga, bagaimana saya mau memberi makan pada mereka. Akhirnya saya pergi ke dapur umum milik Pemda Kab Boyolali.

Tapi apa yang saya dapat?? Untuk mencarikan mereka bahan mentah untuk makan mereka banyak sekali syarat administrasi yang harus saya lengkapi. Sempat geleng-geleng kepala juga. Saya tidak habis pikir, kenapa bisa seperti ini, padahal ini kondisi darurat. Akhirnya saya pulang dengan tangan hampa, tidak membawa apa-apa. Sambil berpikir akhirnya saya membelikan nasi bungkus dan saya bagikan kepada mereka.

Pada malam harinya juga sempat bingung tentang makan mereka, beruntung saya telpon ke teman-teman saya untuk membantu menyiapkan makanan bagi mereka. Setelah agak tenang saya berpikir tentang syarat administrasi yang harus saya buat. Saya menyadari bahwa pemerintah Pemkab Boyolali juga harus mempertanggung jawabkan tentang bantuan itu, dan juga tidak hanya ratusan pengungsi yang menjadi tanggungan mereka, bahkan ribuan pengungsi. Itulah birokrasi.

Saya mohon maaf karena sempat marah-marah pada petugas terkait dengan syarat administrasi yang banyak sekali. Maklum pada awal pengungsi datang, saya juga bingung tentang apa yang harus saya lakukan.

Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali adalah salah satu desa yang berjarak 4.5 km dari puncak merapi. Di Desa ini banyak keluarga tinggal. Menurut cerita dari bapak saya, baru kali ini warga masyarakat Wonodoyo pergi mengungsi, karena terjadi hujan kerikil dan suara gemuruh merapi yang menyeramkan. Setelah agak mereda, saya memberanikan diri untuk melihat apa yang terjadi di Desa saya itu. hmmmm… Ternyata hujan abu dan pasir mencapai 15 cm. Dan pohon-pohon yang menghijau, kini penuh dengan abu dan banyak yang rusak. Beberapa pohon tumbang, sehingga jalan yang biasanya bisa di lalui kendaraan akhirnya jadi sulit. Setelah menyingkirkan pohon-pohon yang menghalangi jalan, bersama beberapa orang warga, akhirnya bisa juga kami sampai di Rumah, tepatnya dukuh Kujon, Wonodoyo. hmmmm… Banyak atap rumah yang ambruk karena tebalnya abu dan pasir. Dan yang sangat menyedihkan adalah, semua tanaman pertanian mati karena abu vulkanik.

Berikut ini beberapa foto yang terjadi di desa saya Wonodoyo, Cepogo, Boyolali





Foto di atas merupakan gambaran rumah-rumah yang atapnya ambrol karena tebalnya abu vulkanik merapi



Foto di atas merupakan gambaran banyaknya tanaman pertanian, pohon-pohon yang tumbang menghalangi jalan.



Foto di atas menunjukkan para pengungsi yang sedang tidur di rumah saya.. di Boyolali

Mereka semua hanya butuh perlindungan, dan yang penting selamat.

Yang perlu dipikirkan saat ini adalah memberi makan mereka untuk bertahan hidup. Beruntung banyak teman-teman saya yang membantu baik beras dan pakain pantas pakai. Saya mengucapkan terimakasih yang telah membantu saya dan para pengungsi. Mudah-mudahan bencana ini segera reda. Sekali lagi terimakasih kepada teman-teman semua yang telah mambantu meringankan beban para pengungsi akibat letusan gunung Merapi.

Bantuan kepada korban Merapi dapat disalurkan melalui:

Nomor rekening :  6663-01-001956-53-5 Bank BRI Unit Cepogo a/n Maryudi

November 27, 2010 - Posted by | Aizat Cipta Lagu Erti Hari Ini Untuk Rakyat Palestin Sensasi, Ancaman Bom Palsu Mata-mata Rusia Itu Punya Kantor di Jakarta Si Cantik Ini Diduga Memata-matai Inggris Atasi Tumpahan Minyak

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: