Zudhy’s Blog

Just another WordPress.com weblog

>erorrrrrrrrrrrrrrrrrrr

>

Twiter.. ter.. ter.. ter.. ter..



2 hari belakangan twitter anjlok melulu. udah rugi banyak ya? knp enggak dibisnisin? klo aku yg punya udah (di)bisnisin deh #andai #otakdagang

Uh, twitter semakin sering ngaco-nya. Coba liat screenshot browser saya. Saya buka twitter saya dari akun tweep lain. Guess what? Yah, halaman profil twitter saya kosong semua. Padahal, waktu saya buka akun saya dari salah satu ekstensi di google chrome, isisnya saya semua. Waktu saya scroll ke bawah, ada lebih dari 50 tweets saya yang berulang.. Waktu saya scroll ke bawah, ada lebih dari 50 tweets saya yang berulang.. Waktu saya scroll ke bawah, ada lebih dari 50 tweets saya yang berulang..

Padahal sekarang penggunanya sudah banyak sekali. Kalau nggak dibisnisin, mau cari uang ke mana lagi? Berkali-kali down dengan kapasitas pengguna yang super banyak. Kalau saya jadi pendirinya, tentu saya sudah mulai bisnisnya dari dulu.

Keberadaan twitter yang meledak di kalangan pengguna internet di Indonesia atau bahkan di seluruh dunia, in my humble opinion, merupakan langkah maju dan langkah mundur. Merupakan langkah maju bagi kebebasan berekspresi dan personal branding, bagi keleluasaan, bagi penjangkauan, bagi langkah awal dimulainya budaya berkomentar dan budaya bergaul secara global; merupakan langkah mundur bagi para blogger yang sebelumnya rajin nge-blog lalu  ketagihan twitteran untuk sekadar posting mengenai keseharian yang (kadang) “biasa-biasa aja tuh” *sambil nunjuk diri sendiri, hehehe*

Bagaimanapun, twitter-an bagi saya adalah permainan yang menarik, bukan sekadar untuk ngobrol, tapi untuk belajar bergaul dengan dunia luar melalui 140 karakter, at (@), tagar atau hastag (#),timeline dan kecepatan. Harapan saya, twitter menjadi langkah awal budaya berkomentar, budaya menulis, budaya berbagi informasi dan budaya membaca kita.

Jika twitter terus ngaco, tentu sebagai pengguna kita juga emoh lama-lama menunggu. Tidak ada salahnya bagi twitter untuk mencoba memetik keuntungan dari banyak hal yang sudah dilakukan untuk kita–para pengguna. Yang penting, nggak error melulu😦

Oia, saya juga mau minta maaf kepada teman-teman yang timeline-nya penuh dengan tweets saya yang berulang. Mohon maaf sekali lagi. Mohon maaf sekali lagi. Mohon maaf sekali lagi. Kesalahan bukan pada jari saya.

>> Mohon maaf sekali lagi. Mohon maaf sekali lagi. Mohon maaf sekali lagi.

Juni 16, 2010 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: