Zudhy’s Blog

Just another WordPress.com weblog

>Video Mesum Delta Mas 01-Delta Mas 02

>downloda 3gp Video Mesum Delta Mas 01-Delta Mas 02Video mesum delta Mas 01 dan Delta Mas 02, Rekaman video ini sempat beredar dan membuat resah masyarakat sekitar. rekaman video berformat 3gp itu terbagi dalam 2 bagian berjudulVideo Delta Mas 01 dan Delta Mas 02.

Bagian pertama, video yang berdurasi 3 menit 2 detik ini dengan kapasitas 2,4 MB, pasangan anak muda ini disuruh membuka bajunya masing-masing. Anak perempuan yang berambut panjang itu mengenakan rok panjang warna abu-abu dan berkaos singlet warna hijau. Sedangkan anak laki-laki, dalam bagian pertama ini mengenakan kaos dalam warna putih.

“Daripada lu diarak kampung, mendingan gw aja yang liat di sini aja. Udah keliling kampung, ketahuan banyak orang, ada polisi lagi,” kata pria yang merekam itu dengan nada membentak.

Kedua korban yang mengetahui saat membuka baju itu direkam, si anak laki-laki menolaknya. “Ya, urusan gua lah,” kata si perekam itu sambil membentak.

“Orang aja sama kayak elu, direkam apalagi dia pake handycam,” kata si perekam.

Si pelaku juga sempat mengancam korban jika tidak menuruti keinginannya. “Kalau nggak, gw ambil motor lu,” ancam si perekam.

Setelah keduanya membuka baju, yang tertinggal di badan si anak perempuan hanya kaos warna hijau dan celana dalam. Sedangkan si anak laki-laki, hanya mengenakan kaos singlet warna putih dan celana dalam.

Setelah itu, kedua korban disuruh berlari ke lahan terbuka. Setelah beberapa menit, mereka disuruh kembali ke tempat semula.

Pada bagian kedua, video yang berjudul ‘Delta Mas 02′ yang berdurasi 2 menit 19 detik ini, para pelaku lebih bejat lagi. Mereka menyuruh kedua korban, untuk membuka celana dalam. Si anak laki-laki, celananya sempat diplorotkan oleh pelaku. Lalu disuruh menempelkan kemaluannya ke kemaluan anak perempuan. Anak perempuan itu diam saja dan akhirnya menangis. “Jangan nangis,” bentak si perekam.

Adegan ini hanya berlangsung sekitar 1 menit. Setelah itu, kedua korban disuruh berbaris. Ada sekitar 3 pria yang diduga merekam dan menyaksikan kedua korban beradegan mesum.

Polisi Selidiki Perekam Pasangan ABG di Bekasi

Polres Bekasi tengah menyelidiki pelaku perekam pasangan ABG yang diduga pelajar sebuah SMA.

Kapolres Bekasi AKBP Setija saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa perekaman itu. Dari hasil identifikasi gambar yang dilakukan penyidik, rekaman video itu dilakukan di Cikarang, Bekasi.

“Pelakunya (perekam yang memaksa-red) masih diselidiki,” kata Setija saat dihubungi wartawan, Jumat (23/7/2010) malam.

Kapolres memastikan, pelaku perekam adegan tersebut berjumlah lebih dari 2 orang. “Pelakunya 2-3 orang,” katanya.

Dia menambahkan, motif pemaksaan tersebut belum diketahui. Pasalnya, polisi belum mengetahui identitas kedua korban itu. “Kita harus mintai keterangan dulu dari korban, baru nanti bisa diketahui siapa pelakunya,” ujarnya.

Juli 25, 2010 Posted by | cara gampang ganti icon blogger, cewek sma telanjang, heboh wanita mesum, motor hantu di india | Tinggalkan komentar

>bisnis-cewek-online-di-surabaya-heboh

>

WAJAHNYA tampak polos. Kaca matanya pun cukup tebal khas seorang kutu buku. Namun siapa sangka Afif Muslichin (21) adalah penjual perempuan di bawah umur kepada pria hidung belang. Pemasarannya pun cukup unik, yakni dengan sistem on-line.

Sebenarnya Afif tak sendiri melakukan bisnis esek-esek online tersebut. Namun dia bekerja sama dengan Endry Margarini alias Vey yang tak lain adalah “mami” yang punya banyak “ayam” di Surabaya.

Vey yang warga Bungurasih itu pun berhasil ditangkap polisi. Ternyata Vey masih berumur 20 tahun. Dan saat ditangkap, dia sedang hamil sembilan bulan. Dua hari lalu dia melahirkan di Klinik Polwiltabes Surabaya Jalan Rajawali.
Waduh sekarang saya punya momongan baru,” kata Kanit Pidum Satreskrim Polwiltabes Surabaya AKP Arbaridi Jumhur lalu tertawa kencang. Dua tersangka trafficiking itu sebenarnya ditangkap pada Kamis (28/1) lalu. Tapi karena masih dikembangkan polisi baru membeberkan kemarin.

Jumhur menerangkan, Vey dan Afif adalah komplotan yang baru sekitar dua bulan bekerja sama untuk menjalankan bisnis esek-esek online. Pertemuan mereka berawal dari chatting-an.

Sebelumnya, Vey adalah pekerja seks secara freelance menawarkan dirinya melalui iklan-iklan di beberapa surat kabar beberapa situs jejaring sosial. Nah, setelah berjumpa Afif di dunia maya, mereka berdua sepakat untuk bekerja sama. “Vey yang cari stok cewek dan Afif yang cari pemesan lewat internet,” kata Jumhur.

Selama dua bulan lebih bisnis mereka berjalan lancar. Pelanggannya tentu saja hidung belang yang gemar chatting. Mereka cukup online dan memilih perempuan-perempuan melalui foto yang sudah disiapkan Afif. Setelah sepakat, pelanggan itu tinggal telepon dan mentransfer uang muka ke rekening Afif. Untuk tempat eksekusi tergantung keinginan pemesan. Rata-rata perempuan-perempuan itu dihargai Rp 600 ribu hingga Rp 800 ribu.

Kasatreskrim Polwiltabes Surabaya AKBP Anom Wibowo menceritakan, penangkapan dua pelaku itu berawal dari informasi dari masyarakat. Modusnya pun “melek internet”. Yakni memasarkan dengan cara chatting.

Informasi itu segera ditelusuri anak buah Anom. Polisi akhirnya mendapatkan informasi bahwa restoran cepat saji Jalan Basuki Rahmat dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para penjaja seks. Beberapa hari polisi mengamati gerak-gerik perempuan-perempuan yang kongko-kongko di sana. “Memang dari penampilannya mereka masih di bawah umur. Dandanannya juga wah,” kata mantan Kasat Pidum Polda Jatim itu.

Tak lama kemudian polisi mendapatkan informasi bahwa yangmengoordinasi para pekerja seks di sana adalah Vey dan pemasarannya secara online.

Akhirnya pada Kamis (28/1) malam sekitar pukul 23.00 polisi melihat seorang laki-laki mendatangi salah gerombolan perempuan yang dicurigai pekerja seks itu. Tapi tak lama kemudian, Afif, pria itu, pergi bersama tiga perempuan lainnya. Salah satu wanita itu adalah Vey.

Polisi yang sudah lama nyanggong, segera membuntuti mereka. Ternyata Afif Cs yang naik taksi tersebut masuk ke salah satu hotel di Jalan Ngagel, kamar 514. Tapi polisi tak gegabah. Mereka tetap menunggu. Tak lama kemudian Vey, Afif, dan satu perempuan lainnya keluar hotel.

Polisi berpakaian preman itu langsung menyebar. Satu tim mengikuti Vey dan komplotannya yang keluar hotel. Sedangkan tim lainnya menunggu di hotel itu. Ternyata Vey kembali ke restoran itu dan membagi-bagi uang. Melihat itu, polisi pun segera bertindak. Mereka menangkap Vey, Afif, dan tiga PSK lainnya. Sedangkan di hotel itu, polisi juga menggerebek kamar 514. Di sana mereka menangkap satu PSK.

Sebagai barang bukti polisi menyita 3 kondom, 1 sprei, 1 selimut, 8 HP, 2 bill hotel, 1 flasdisk berisi foto-foto stok PSK, 1 buku daftar nama dan harga, serta uang tunai Rp 1,7 juta. Polisi akhirnya menetapkan Vey dan Afif sebagai tersangka. Sebab dua orang inilah yang melakukan penjualan para PSK.

Menurut Anom, stok PSK Vey mencapai 25 orang. Lima di antaranya masih di bawah umur. “Saya Cuma dapat Rp 50 ribu dari setiap transaksi,” kata Afif kepada polisi. Dia mengaku hanya kenal cewek-cewek itu dari Vey. Dan kebanyakan dari mereka PSK itu adalah pelajar dan mahasiswa. “Mereka sebenarnya juga mau kok. Saya kan nawar-nawarkan aja,” ujar pria lulusan SMK tersebut
You might also like:

Juli 22, 2010 Posted by | cewek sma telanjang, heboh wanita mesum, mahasiswi pelacur, sma ngetot pria, sma sex dengan pria | Tinggalkan komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.